Pajak Pangan Pokok dalam UU HPP: Koreksi Teologis Melalui Interpretasi Ekonomi Qur’ani
Keywords:
Tafsir Tematik, Ekonomi Qur'ani, Pajak Pangan Pokok, UU HPP, Maqashid asy-Syari'ahAbstract
Penelitian ini mengkaji penetapan hukum pembayaran pajak atas bahan pangan pokok di Indonesia melalui lensa interpretasi ekonomi Qur'ani dengan pendekatan tafsir tematik. Isu kontroversial mengenai pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap sembako telah memunculkan perdebatan akademik dan publik yang signifikan sejak disahkannya Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi landasan teologis dan normatif dari perspektif Al-Qur'an mengenai pemungutan pajak terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Dengan menggunakan metode tafsir tematik (al-tafsir al-mawdu'i) yang menganalisis ayat-ayat ekonomi Qur'ani secara kolektif dan tematis, penelitian ini mengidentifikasi prinsip-prinsip fundamental seperti keadilan sosial, perlindungan kelompok rentan, dan pemenuhan hajat hidup orang banyak sebagai koreksi teologis terhadap kebijakan fiskal kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ayat-ayat Qur'ani yang berkaitan dengan distribusi kekayaan, zakat, dan kharaj memberikan kerangka etis yang menuntut adanya diferensiasi dalam pemungutan pajak berdasarkan kemampuan ekonomi (ability to pay) dan tingkat kebutuhan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya rekonstruksi kebijakan perpajakan pangan yang mempertimbangkan prinsip maslahah dan maqashid asy-syari'ah sebagai koreksi terhadap pendekatan sekuler dalam regulasi perpajakan modern
References
(IMF), International Monetary Fund. 2024. Indonesia: Selected Issues, IMF Country Report No. 24/66. International Monetary Fund.
Al-Asfahani, al-Raghib, dan Ahmad ibn Muhammad al-Husaini. 2009. Mufradat Alfaz Al-Qur’an. Dar Al-Qalam.
Al-Qurtubi, Abu Abdillah. 2002. Al-Jami’ Li Ahkam Al-Qur’an, Juz 14. Dar al-Kutub al-Ilmiyyah.
Al-Suyuthi, Jalaluddin. 2004. Al-Asybah Wa Al-Nazhair Fi Qawa’id Wa Furu’ Fiqh Al-Syafi’iyyah. Dar al-Kutub al-Ilmiyyah.
Al-Syatibi. 1997. Al-Muwafaqat Fi Usul Asy-Syari’ah. Dar Ibn Affan.
Al-Syatibi, Abu Ishaq. 2003. Al-Muwafaqat Fi Ushul Al-Syari’ah. Al-Maktabah al-Taufiqiyyah.
Al-Zuhaili, Wahbah. 2021. Tafsir Al-Munir Fi Al-’Aqidah Wa Al-Syari’ah Wa Al-Manhaj. Dar al-Fikr.
Al-Zuhayli, Muhammad Mustafa. 2020. Al-Qawa’id Al-Fiqhiyyah Wa Tathbiqatuha Fi Al-Madzahib Al-Arba’ah. Dar al-Fikr.
Al-Zuhayli, Wahbah. 2009. Al-Tafsir Al-Munir Fi Al-Aqidah Wa Asy-Syari’ah Wa Al-Manhaj Jilid 1. Dar al-Fikr.
Az-Zuhaili, Wahbah. 2009. Tafsir Al-Munir Fi Al-‘Aqidah Wa Al-Syari’Ah Wa Al-Manhaj Jilid 1. Dar al-Fikr.
Chapra, Muhammad Umer. 2018. Visi Islam Pembangunan Dalam Terang Maqasid Al-Syari’ah. Lembaga Penelitian dan Pelatihan Islam.
Hafidhuddin, Didin. 2022. “Transparansi Fiskal: Mengintegrasikan Akuntabilitas Asnaf Zakat Dalam Sistem Perpajakan Modern.” Muqtasid: Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah 13 (2): 112–115.
Indonesia. 2021. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 Tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan, Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 246.
Indonesia, Kementerian Keuangan Republik. 2024. Kajian Kesiapan Sektoral Dan Dampak Makroekonomi Penyesuaian Tarif PPN 12 Persen. Badan Kebijakan Fiskal.
Kamali, Mohammad Hashim. 2013. Prinsip Dan Analisis Teori Hukum Islam: Maqashid Al-Syari’ah, Terj. Nur Hadi. Pustaka Pelajar.
Katsir, Ibnu. 1986. Al-Bidayah Wa Al-Nihayah Jilid 2. Dar al-Fikr.
Kebijakan, Pembuat. 2022. “Analisis Kritis Klasifikasi Barang Kebutuhan Pokok Premium Pasca-UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan.” Jurnal Pajak Indonesia 6 (2): 145–148.
Khan, M. A. 1994. An Introduction to Islamic Economics. The International Institute of Islamic Thought.
Khan, Tariqullah. 2020. An Introduction to Islamic Economics: Institutions, Micro and Macroeconomics. IRTI - Islamic Development Bank.
Listyanto, Eko. 2021. Wakil Direktur INDEF, Dalam Konferensi Pers Mengenai UU HPP. Gema Insani.
Madhakomala. 2023. “Analisis Keadilan Sosial Dalam Pengenaan PPN Bahan Pangan Pokok Pasca-UU HPP.” Jurnal Hukum Dan Pajak 10 (2): 45.
Mansur. 2021. “Rekonstruksi Tarif Pajak Progresif Berbasis Karakteristik Progresivitas Zakat.” Jurnal Ekonomi Syariah Kontemporer 4 (1): 22–25.
Mardiasmo. 2018. Perpajakan Edisi Terbaru 2018. CV. Andi Offset.
Munir, Ahmad. 2024. “Prinsip Thayyibah Dalam Kebijakan Publik: Relevansi Regulatory Impact Assessment (RIA) Pada Pajak Sembako.” Jurnal Hukum Islam Kontemporer 14 (3): 301–305.
Pajak, Direktorat Jenderal. 2021. Paparan Sosialisasi UU HPP 2021. Kementerian Keuangan.
Pajak, Direktorat Jenderal. 2024. Keterangan Tertulis Nomor KT-03/2024, 22 Desember 2024.
Pratama. 2022. “Analisis Asas Keadilan Dalam Pemisahan Komoditas Sembako Reguler Dan Premium Pasca-Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan," .” Jurnal Akuntansi Dan Pajak 23 (2): 115–118.
RI, Kementerian Agama. 2002. QS. Al-Anfal [8]: 41. Gema Insani.
RI, Kementerian Agama. 2019. Al-Qur’an Dan Terjemahannya , QS. Al-Baqarah [2]: 275. Kementerian Agama RI.
RI, Kementerian Keuangan. 2022. Laporan Belanja Perpajakan (Tax Expenditure Report) 2022. Kementerian Keuangan.
Sandimula. 2022. “Analisis Semantik Atas Kata ‘Thayyibah’ Dalam Al-Qur’an.” AL QUDS: Jurnal Studi Alquran Dan Hadis 6 (2): 759.
Sari, Diah Ayu Puspita. 2022. “‘Analisis Maslahah-Mafsadah Kebijakan PPN Sembako Dalam UU HPP,.’” Jurnal Ekonomi Dan Keuangan Islam 12 (1): 78.
Shihab, M. Quraish. 2002. Tafsir Al-Mishbah, Jilid 8. Lentera Hati.
Shihab, Muhammad Quraish. 2000. Tafsir Al-Mishbah: Pesan, Kesan, Dan Keserasian Al-Qur’an. Lentera Hati.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Eshraq: Journal of Islamic Studies

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



