Ijtihad Fikih dalam Regulasi Konten Kecerdasan Artifisial: Analisis Maqāṣid al-Syarī‘ah terhadap Kebenaran, Amanah, dan Otoritas Keagamaan Digital
Keywords:
Ijtihad Fikih, AI-Generated Content, Amanah Informasi, Implikasi Hukum Kebenaran, Penyalahgunaan InformasiAbstract
Perkembangan artificial intelligence (AI) dalam produksi konten digital telah membawa implikasi serius terhadap kebenaran, amanah, dan akuntabilitas informasi, khususnya di ruang keagamaan. Artikel ini bertujuan menganalisis urgensi ijtihad fikih dalam merespons regulasi konten AI-generated serta implikasi hukumnya terhadap penyalahgunaan informasi di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif-kualitatif dengan analisis fikih kontemporer berbasis maqāṣid al-syarī‘ah, terutama perlindungan akal (ḥifẓ al-‘aql), harta (ḥifẓ al-māl), dan prinsip pencegahan kemudaratan. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI tidak dapat diposisikan sebagai subjek hukum, melainkan sebagai alat yang penggunaannya berada dalam tanggung jawab manusia, sehingga diperlukan kerangka regulasi yang menjamin nilai kebenaran dan amanah informasi. Selain itu, kehadiran AI turut memengaruhi otoritas keagamaan di ruang digital, yang berpotensi mengalami pergeseran akibat desentralisasi pengetahuan dan bias algoritmik. Dalam konteks ini, mimbar digital menjadi arena baru bagi otoritas keagamaan tradisional untuk menegosiasikan ulang perannya, sehingga ijtihad fikih berperan penting sebagai instrumen etis dan normatif dalam menjaga legitimasi keilmuan Islam di era kecerdasan buatan.
References
Beryl Helga Fredella Hibatulloh. (2025). Upaya Penegakan Hukum Terhadap AI (Artificial Intelligence) Sebagai Subjek Hukum Pidana dalam Perspektif Kriminologi. Tarunalaw: Journal of Law and Syariah, 3(01). https://doi.org/10.54298/tarunalaw.v3i01.300
Cao, Y., Li, S., Liu, Y., Yan, Z., Dai, Y., Yu, P. S., & Sun, L. (2023). A Comprehensive Survey of AI-Generated Content (AIGC): A History of Generative AI from GAN to ChatGPT (Versi 1). arXiv. https://doi.org/10.48550/ARXIV.2303.04226
Chrisjanto, E., & Luhukay, R. S. (2025). PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) DI INDONESIA. 7(2).
Habib, Z. (2025). Ethics of Artificial Intelligence in Maqāṣid Al-Sharīa’s Perspective. KARSA Journal of Social and Islamic Culture, 33(1), 105–134. https://doi.org/10.19105/karsa.v33i1.19617
Halim, A. (t.t.). IMPLEMENTASI KECERDASAN BUATAN DALAM IJTIHAD KONTEMPORER: PELUANG DAN TANTANGAN HUKUM ISLAM DI ERA 5.0.
Irawan, I. (2025). Integrasi Artificial Intelligence dalam Pengembangan Hukum Islam Berbasis Kearifan Lokal Masyarakat Pesantren. 5(1).
Jaya, F., & Goh, W. (2021). ANALISIS YURIDIS TERHADAP KEDUDUKAN KECERDASAN BUATAN ATAU ARTIFICIAL INTELLIGENCE SEBAGAI SUBJEK HUKUM PADA HUKUM POSITIF INDONESIA. SUPREMASI HUKUM, 17(02), 01–11. https://doi.org/10.33592/jsh.v17i2.1287
Munshi, A. A., AlSabban, W. H., Farag, A. T., Rakha, O. E., Al Sallab, A., & Alotaibi, M. (2022). Automated Islamic Jurisprudential Legal Opinions Generation Using Artificial Intelligence. Pertanika Journal of Science and Technology, 30(2), 1135–1156. https://doi.org/10.47836/pjst.30.2.16
Nugraha, M., Sadina, A. S., Ramadonna, V., & Aulia, K. (2025a). Analisis Unsur Perbuatan Melanggar Hukum Atas Penggunaan Artificial Intelligence Dalam Kasus Konten Deepfake. 2(1).
Nugraha, M., Sadina, A. S., Ramadonna, V., & Aulia, K. (2025b). Analisis Unsur Perbuatan Melanggar Hukum Atas Penggunaan Artificial Intelligence Dalam Kasus Konten Deepfake. 2(1).
Prihantoro, W. K. (2025). Implementasi Deep Learning untuk Meningkatkan Karakter Religius dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 17(2).
Rahma Dewi, R. (2024a). Problematika Artificial Intelligence Sebagai Pemberi Fatwa Dalam Perspektif Hukum Islam. Jurnal Analisis Hukum, 7(2), 209–223. https://doi.org/10.38043/jah.v7i2.5137
Rahma Dewi, R. (2024b). Problematika Artificial Intelligence Sebagai Pemberi Fatwa Dalam Perspektif Hukum Islam. Jurnal Analisis Hukum, 7(2), 209–223. https://doi.org/10.38043/jah.v7i2.5137
Ruhtiani, M. (2025). HUKUM PIDANA DAN HAK CIPTA DI ERA KECERDASAN ARTIFISIAL: ANALISIS PERTANGGUNGJAWABAN DALAM HUKUM POSITIF DAN HUKUM ISLAM. 10(1).
Saepulah, A. (2020). Konsep Filsafat Retorika Dalam Debat Keagamaan Zakir Naik: Studi Analisis Filsafat Retorika Aristoteles. Kalimah: Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam, 18(2), 278. https://doi.org/10.21111/klm.v18i2.4874
Supriatna, A. (2023). Perkembangan Fikih dalam Era Digital: Kajian terhadap Metode Ijtihad dalam Memahami Masalah Kontemporer. As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga, 6(1), 717–734. https://doi.org/10.47467/as.v6i1.5478
Tarwiyyah, H. L. (2025). Kiai-AI: Renegotiating Religious Authority in the Digital Age. Journal of Islamic Thought and Philosophy, 4(1), 106–126. https://doi.org/10.15642/jitp.2025.4.1.106-126
Thaib, M. (t.t.). The Interface of Maqashid al-Shariah with Human Cognitive Capacity and AI Innovation.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Eshraq: Journal of Islamic Studies

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



