Hierarki Zahir al-Dalalah dan Penerapannya dalam Penetapan Hukum Islam Kontemporer: Studi terhadap Fatwa Transaksi Digital DSN-MUI

Authors

  • Muhammad Halilullah Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Author
  • Darmawati H Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Author
  • Abdul Rauf Muhammad Amin Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Author

Keywords:

Zahir Al Dilalah, DSN-MUI Fatwa, Transaksi Digital, Istimbath Hukum Islam, Ushul Fiqh

Abstract

Perkembangan transaksi digital yang pesat menuntut adanya landasan hukum Islam yang jelas dan metodologis. Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) sebagai otoritas fatwa nasional telah menerbitkan sejumlah fatwa terkait keuangan digital, namun belum banyak kajian yang menganalisis fatwa-fatwa tersebut melalui kerangka zahir al-dalalah sebagai instrumen metodologis ushul fiqh. Artikel ini bertujuan mengkaji bagaimana hierarki zahir al-dalalah (zahir, nash, mufassar, dan muhkam) bekerja sebagai pisau analisis terhadap tiga fatwa digital DSN-MUI, yaitu Fatwa No. 116/DSN-MUI/IX/2017 tentang Uang Elektronik Syariah, Fatwa No. 117/DSN-MUI/II/2018 tentang Layanan Pembiayaan Berbasis Teknologi Informasi, dan Fatwa No. 140/DSN-MUI/VIII/2021 tentang Layanan Urun Dana Berbasis Teknologi Informasi. Menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan analisis ushul fiqh normatif, kajian ini menemukan bahwa DSN-MUI secara implisit mengoperasikan logika hierarki zahir al-dalalah meski tidak selalu menggunakan terminologinya secara eksplisit. Dalil-dalil yang berstatus zahir digunakan dengan pendekatan takhsis berbasis maqasid; dalil berstatus nash ditegaskan sebagai prinsip hukum pokok; sedangkan dalil muhkam tentang larangan riba dan gharar menjadi batas absolut yang tidak dapat dinegosiasikan. Temuan ini mengimplikasikan perlunya kodifikasi metodologi berbasis hierarki zahir al-dalalah dalam pedoman ijtihad DSN-MUI guna meningkatkan konsistensi dan transparansi metodologis penetapan fatwa.

References

Al-Syafi’i, M. b. I. (2009). Al-Risālah fī uşūl al-fiqh (A. M. Syakir, Ed.). Dār al-Kutub al-’Ilmiyyah.

Al-Zuhayli, W. (1986). Uşūl al-fiqh al-Islāmī (Vol. 1–2). Dār al-Fikr.

Dakum, D., & Tamtowi, M. (2019). Evaluasi maqāṣidī terhadap Fatwa DSN-MUI No. 116/IX/2017 tentang uang elektronik syariah. Asy-Syir’ah: Jurnal Ilmu Syari’ah dan Hukum, 53(1), 114–140. https://doi.org/10.14421/ajish.v53i1.493

Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia. (2017). Fatwa DSN-MUI No. 116/DSN-MUI/IX/2017 tentang uang elektronik syariah. DSN-MUI.

Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia. (2018). Fatwa DSN-MUI No. 117/DSN-MUI/II/2018 tentang layanan pembiayaan berbasis teknologi informasi berdasarkan prinsip syariah. DSN-MUI.

Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia. (2021). Fatwa DSN-MUI No. 140/DSN-MUI/VIII/2021 tentang layanan urun dana berbasis teknologi informasi berdasarkan prinsip syariah. DSN-MUI.

Hidayati, T., & Hidayatullah, M. S. (2021). Urgensi fatwa DSN-MUI mengenai manajemen risiko pembiayaan berbasis syariah. Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam, 15(2), 201–220. https://doi.org/10.24090/mnh.v15i2.4641

Hidayati, T., Hidayatullah, M. S., Komarudin, P., & Atika, A. (2023). Digitalization of Islamic finance: Epistemological study of the National Sharia Board–Indonesian Council of Ulama’s fatwa. Al-Ahkam, 33(2), 255–278. https://doi.org/10.21580/ahkam.2023.33.2.17324

Hidayatullah, M. S., & Hidayati, T. (2021). Analisis hadits akad ijarah, ijarah muntahiyah bittamlik dan ijarah maushufah fi dzimmah (telaah fatwa DSN-MUI). Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah, 6(2), 197–214. https://doi.org/10.24235/jm.v6i2.9160

Ibrahim, A., & Salam, A. J. (2021). A comparative analysis of DSN-MUI fatwas regarding murabahah contract and the real context application (a study at Islamic banking in Aceh). Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam, 5(1), 372–401. https://doi.org/10.22373/sjhk.v5i1.8845

Ikhwan, M., Zaini, A., & Hidayat, R. (2019). Otoritas teks muḥkam dalam pembentukan hukum Islam: Tinjauan ushul fiqh. Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam, 13(1), 87–104.

Ishak, I., Ilham, I., & Sabani, A. (2022). Shari’a compliance principles in financial technology. JCH (Jurnal Cendekia Hukum), 8(1), 47–58. https://doi.org/10.33760/jch.v8i1.542

Izzah, N. (2021). Metode istinbath hukum dalam perspektif ushul fiqh: Kajian atas hierarki dalalah lafaz. Jurnal Cendekia Hukum, 7(2), 210–225.

Khalifah, M. A., Subhan, A., & Nuh, M. (2018). Metodologi istinbath Imam al-Syáfi’í dalam kitab al-Risālah: Telaah ushul fiqh. Al-Ahkam: Jurnal Ilmu Syari’ah dan Hukum, 3(2), 175–192.

Mubarak, J., & Mahfudz, S. (2023). Best practice review: Enhancing the quality of shariah economist scholars. Indonesian Journal of Islamic Economic Law, 1(1), 1–10. https://doi.org/10.23917/ijoel.v1i1.3433

Mubarak, J., & Mahfudz, S. (2024). Istinbath methodology of DSN-MUI: Integrating classical Islamic jurisprudence with contemporary needs. Indonesian Journal of Islamic Economic Law, 1(2), 136–152. https://doi.org/10.23917/ijoel.v1i2.5570

Nasri. (2020). Dilalah dalam perspektif hukum Islam: Analisis deskriptif klasifikasi dilalah sebagai penunjukan atas hukum dalam Islam. Jurnal Pendidikan dan Sains, 2(2), 137–150.

Ramić, S̆. (2022a). Hanefijski pristup jasnim (vāḑiḩ) riječima zakonodavnog teksta (z̧āhir i naşş) [The Hanafi approach to the clear (wāḑiḩ) words of the legislative text (z̧āhir and naşş)]. Zbornik Radova Islamskog Pedagos̍kog Fakulteta Univerziteta u Zenici, 20, 163–186. https://doi.org/10.51728/issn.1840-4448.2022.20.163

Ramić, S̆. (2022b). The Hanafi approach to the clear (wāḑiḩ) words of the legislative text (mufesser and muḩkem). Zbornik Radova Islamskog Pedagos̍kog Fakulteta Univerziteta u Zenici, 21.

Ramić, S̆. (2024). Hanefijski pristup proturječjima medđu jasnim (wāḑiḩ) znac̍enjima u hanefijskom mezhebu [Contradictions between the clear (wāḑiḩ) meanings of the legislative text in the Hanafi school]. Zbornik Radova Islamskog Pedagos̍kog Fakulteta Univerziteta u Zenici, 22(1).

Renie, E. (2021). The urgency of fatwa in the law of sharia economics in Indonesia. JURIS (Jurnal Ilmiah Syariah), 20(2), 201–212. https://doi.org/10.31958/juris.v20i2.4059

Rosyada, Y. A. (2018). Dalalah lafdzi (upaya menemukan hukum). Al-Ahkam: Jurnal Ilmu Syari’ah dan Hukum, 2(2), 128–142. https://doi.org/10.22515/alahkam.v2i2.1066

Downloads

Published

2026-05-06

Issue

Section

Articles