Model Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal melalui Integrasi Literasi Digital pada Komunitas Alam di Dusun Karangnongko, Kab. Wonogiri, Jawa Tengah
Keywords:
pemberdayaan masyarakat, literasi digital, partisipasi komunitasAbstract
Artikel ini bertujuan untuk mengkaji model pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal melalui integrasi literasi digital, keagamaan, dan praktik keberlanjutan lingkungan pada komunitas Alam di Dusun Karangnongko, Wonogiri, Jawa Tengah. Latar belakang kegiatan ini berangkat dari belum optimalnya pemanfaatan potensi lokal masyarakat yang dipengaruhi oleh keterbatasan literasi digital, rendahnya integrasi nilai keagamaan dalam praktik sosial, serta minimnya kesadaran terhadap pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain partisipatif, di mana masyarakat dilibatkan secara aktif dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan hingga evaluasi program. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa integrasi literasi digital, keagamaan, dan praktik lingkungan mampu meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola potensi lokal secara produktif, memperkuat kesadaran spiritual dan sosial, serta mendorong terbentuknya perilaku ramah lingkungan. Selain itu, program ini juga berkontribusi terhadap peningkatan kemandirian ekonomi dan kohesi sosial komunitas. Dengan demikian, model pemberdayaan berbasis integratif ini dapat menjadi alternatif strategis dalam pengembangan program pengabdian masyarakat yang holistik, partisipatif, dan berkelanjutan
References
Aker, J. C., & Mbiti, I. M. (2010). Mobile phones and economic development in Africa. Journal of Economic Perspectives, 24(3), 207–232. https://doi.org/10.1257/jep.24.3.207
Al-Ghazali. (2005). Ihya Ulum al-Din. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah.
Chambers, R. (1995). Poverty and livelihoods: Whose reality counts? Environment and Urbanization, 7(1), 173–204. https://doi.org/10.1177/095624789500700106
Eade, D. (2007). Capacity building: Who builds whose capacity? Development in Practice, 17(4–5), 630–639. https://doi.org/10.1080/09614520701469807
Hidayat, K. (2015). Psikologi spiritual: Menyelaraskan potensi akal dan hati. Jakarta: Noura Books.
Ife, J., & Tesoriero, F. (2008). Community development: Community-based alternatives in an age of globalization (3rd ed.). Pearson Education.
Kabeer, N. (2005). Gender equality and women's empowerment: A critical analysis. Gender & Development, 13(1), 13–24. https://doi.org/10.1080/13552070512331332273
Leach, M., Scoones, I., & Stirling, A. (2010). Dynamic sustainabilities: Technology, environment, social justice. Environment and Planning C: Government and Policy, 28(4), 625–639. https://doi.org/10.1068/c09126
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
Nasr, S. H. (2007). Islamic philosophy from its origin to the present. State University of New York Press.
Pretty, J. (2003). Social capital and the collective management of resources. Science, 302(5652), 1912–1914. https://doi.org/10.1126/science.1090847
Rahman, F. (1982). Islam and modernity: Transformation of an intellectual tradition. University of Chicago Press.
Ragnedda, M., & Muschert, G. W. (2013). The digital divide: The internet and social inequality in international perspective. Routledge.
Sen, A. (1999). Development as freedom. Oxford University Press.
Sachs, J. D. (2015). The age of sustainable development. Columbia University Press.
Tilbury, D. (2011). Education for sustainable development: An expert review of processes and learning. UNESCO.
van Dijk, J. (2020). The digital divide. Polity Press.
Zhao, Y., & Frank, K. A. (2003). Factors affecting technology uses in schools: An ecological perspective. American Educational Research Journal, 40(4), 807–840. https://doi.org/10.3102/00028312040004807
Hilbert, M. (2011). Digital gender divide or technologically empowered women in developing countries? Women’s Studies International Forum, 34(6), 479–489. https://doi.org/10.1016/j.wsif.2011.07.001
Pickering, A. J., & Davis, J. (2012). Freshwater availability and water fetching distance affect child health in sub-Saharan Africa. Environmental Science & Technology, 46(4), 2391–2397.
